Skip to main content

Mereka Butuh Cinta


Mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar kata cinta, sebenarnya apa sih itu cinta, bagaimanasih  cinta bisa terjadi?  Nah di pembahasan kali  ini kita akan mengkaji  tentang  cinta dan bagaimana cinta itu sebenarnya, tapi sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai cinta yang akan kita bahas, alangkah lebih baiknya kita rubah dulu persepsi kita mengenai  cinta , jadi di pembahasan kali ini cinta yang akan di bahas bukanlah cinta yang dirasakan oleh dua sejoli (antar laki-laki dan perempuan) melainkan cinta yang mempengaruhi proses kognitif para anak.]

Sejak dalam kandungan kita sudah mendapatkan cinta yang di berikan  oleh kedua orang tua terlebih ibu, cinta adalah sebuah rasa kasih dan sayang yang dimiliki oleh setiap insan, tidak seorang insanpun yang hidup tanpa cinta, setiap insan memiliki cinta dan membutuhkan cinta.

Berikut adalah pandangan para ahli mengenai cinta

⦁     Baron dan Byrne(2000) menyatakan pandangan tentang cinta yang di anggap sebagai kombinasi semua yang dirasakan seseorang, pengenalan dan aktivitas pada hubungan.
⦁    Abraham Maslow, Menurutnya cinta  tidak sinonim dengan seks, cinta adalah hubungan sehat antara sepasang manusia yang melibatkan perasaan saling menghargai , menghormati, dan mempercayai.Menurut maslow, kegagalan memenuhi kebutuhan memiliki dan cinta menjadi sebab hampir semua bentuk  psikopatologi.
⦁    Sternberg mendefinisikan cinta sebagai sebuah cerita kehidupan yang di tulis seseorang. Dimana peristiwa tersebut berisi tentang karakter pribadi, minat dan perasaan dalam konrksinya kepada orang lain.

Manfaat  dari cinta  sangatlah banyak  diantaranya adalah :

⦁    Memberikan rasa gembira.
⦁    Membangun semangat belajar.
⦁    Membangun sikap optimis.
⦁    Mengurangi depresi.
⦁    Meningkatkan konsentrasi.
⦁    Membentuk tingkah laku yang baik.
⦁    Sikap sosial yang baik di tengah-tengah masyarakat.

Dari beberapa manfaat diatas dapat disimpulkan bahwa cinta yang di peroleh oleh seseorang sangat berdampak besar pada perkembangan kognitifnya,  manfaat cinta bukan hanya pada kognitif tapi juga dalam bertingkah laku.

Ada dua tipe cinta yang harus di ketahui oleh orang tua  dalam proses mendidikan anak,  yang dapat mempengaruhi kognitif seorang anak.

⦁    Cinta yang dinampakkan secara langsung, maksudnya seorang anak yang di besarkana dengan rasa cinta yang dinampakkan, seperti memberikan kebebasan pada seorang anak untuk mengembangkan kreativitasnya, dan memberikan kebasan untuk sang anak bercerita  tentang dunianyan, didikan  seperti ini sangat bagus untuk menstimulus  perkembangan anak dalam proses berfikir, karena hal ini akan membangun persepsi yang optimis untuk memulai sesuatu hal yang dia angap menarik untuk di kembangkan tanpa adanya perasaan yang pesimis. Hal ini juga di dorong oleh perhatian yang penuh oleh orang tua, sehinga sang anak selalu merasa atau tau sebenarnya orang tuanya benar-benar menyayanginya tanpa  orang tua harus mengatakan pada anaknya” mama dan papa sangat menyayangi kamu”. Dalam pola asuh yang seperti ini juga harus ada beberapa penerapan yang harus dilakukan orang tua seperti , jika seorang anak melakukan hal yang benar  atau meraih prestasi orang tua harus memberikah hal semacam hadiah berupa pujian, benda, atau apresiasi-apresiasilainya, tapi sebaliknya jika seorang anak melakukan kesalahan maka wajib bagi orang tua untuk bersikap tegas yaitu seperti, menyarankan hal yang lebih baik pada sang anak, memarahi, dan boleh memberikan hukuman yang setimpal atas kesalahan sang anak.

⦁    Cinta yang tidak dinampakkan( didikan yang otoriter), adalah  suatu didikan yang keras pada anak seperti orang tua terlalu membatasi kreativitas anak, terlalu mengatur kegiatan sang anak, mengetuai sang anak, terlalu banyak larangan,  sehingga sang anak merasa dirinya tidak ada kebebasan dalam hal apapun, hal ini sangat bertentangan dengan didikan langsung yang diberikan oleh orang tua,  didikan semacam ini akan mempengaruhi kognitif anak dalam pola pikir, yang mana sang anak selalu merasa pesimis dan takut memulai hal-hal baru, karena anak merasa  tidak ada dorongan dari orang tua dan mengangap orang tua nya tidak mencintai dirinya, walaupun orang tua sering berkata” nak mama dan papa begini untuk kamu, untuk kebaikan kamu” tapi kata-kata ini tidak akan mempengaruhi pola pikir awal sang anak  yang mengangap orang tuanya  tidak menyayanginya. Didikan oteriter ini sering kali memberi hukuman jika salah pada sang anak, dan mengabaikan prestasi dari seorang anak. Didikan yang oteriter ini berkemungkinan besar di pengaruhi oleh didikan ibu semasa kecilnya yang di beri didikan yang keras oleh sang nenek sehingga mempengaruhi Long Term Memori  sang ibu dalam mendidik anak-anaknya di masa dia menjadi ibu.

Dalam masa perkembangan sang anak orang tua di tuntut untuk sabar dan memaklumi banyak kesalahan-kesalahan dari tingkah laku para anak, dan termasuk juga pertanyaan-pertanyaan yang sulit di jelaskan pada sang anak, hal –hal ini di lakukan oleh sang anak karena ada perasaan ingin tau akan hal-hal baru, dan jangan sesekali orang tua mematahkan pertanyaan dari sang anak dengan kata-kata yang keras contohnya  seperti” sudahlah kamu nanya-nanya terus, jangan nanya- nanya terus, mama/papa ngak tau” pernyataan semacam ini dari orang tua akan membuat sang anak takut untuk bertanya, dan anak pun melakukan hal yang dia angap benar, tapi jika keputusan yang di lakukan oleh sang anak salah orang tua malah memarahi sang anak, tanpa mereka sadari bahwa kesalahan sang anak itu karena orang tua yang tidak memperhatikan dan tidak memberikan kebebasan untuk bertanya.

Dari beberapa pembahasan di atas dapat di simpulkan bahwa manfaat cinta sangat banyak dalam pembentukan kognitif sang anak, bukan hanya itu saja, cinta juga merupakan hal yang primer dalam pembentukan kognitifnya, karena dalam cinta terdapat, stimulus-stimulus yang mempengaruhi pola pikir seorang anak.

PENULIS
Ningrum Nilam Sari
Mahasiswa program studi psikologi islam
UIN Imam Bonjol, Padang, Sumatra Barat.

Comments

  1. Bicara cinta selalau menyenangkan, mengalaminya bisa guncang, heheh,

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Indonesia Adalah Negara Yang Berkembang Dengan Mempunyai Sumber Daya Alam Yang Melimpah

Indonesia, Indonesia adalah Negara yang terletak di asia tenggara dan berada di antara benua Australia dan asia, serta samudra india  dan pasifik.

Indonesia adalah Negara kepulauan yang memiliki kurangt lebih 17.504 pulau dengan kapasitas penduduk yang terbilang cukup banyak yaitu di antara 263.846.946 juta jiwa, pada tahun 2016 lalu Indonesia mencapai rekor kepadatan berpenduduk terbesar ke empat di dunia.

Indonesa memang Negara yang memiliki sumberdaya alam yang berlimpah, tapi sayangnya dengan adanya sumberdaya alam yang melimpah ini Indonesia tidak bisa 100% mengolahnya karena terbatasnya pengetahuan dan alat-alat yang berada di Indonesia, contohnya seperti tambang emas alias freport Indonesia yang berada di papua yang sekarang ini telah dikuasai oleh Negara asiang yaitru Negara amerika serikat, Indonesia mempunyai cadangan gas alam terbesar kawasan pasifik bahkan terbesar di dunia tempatnya di blok natuna, sayang nya  dari itu semua yang sekarang ini sebaian besar hasil eksplora…

Masalah Kebangsaan Bangsa Indonesia

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang unik dan besar. Bangsa yang terdiri dari berbagai ragam suku, agama, budaya, etnis yang tersebar di berbagai pulau. Ini merupakan sebuah kekayaan yang patut menjadi kebanggaan besar bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, kebanggaan ini menjadi tidak bermakna ketika kebhinekaan yang ada tidak menjadi bagian dari diri setiap anak bangsa dan akan memunculkan sifat sekretarian, yang akan menggerus rasa nasionalisme. Ini masalah kebangsaan yang senantiasa muncul di tengah masyarakat.

Kesadaran dari masing masing individu dalam pentingnya ke bhinekaan dalam suatu negara ini masih kurang , akibat dari kurang sadar nya individu individu terhadap penting nya ke bhinekaan dalam bernegara menyebabkan beragam konfrim antar ras dan budaya di bangsa kita sendiri.

Kita belum menyadari bahwa perbedaan perbedaan itu lah yang menyatukan kita semua menjadi bangsa Indonesia ini , bila kita semua mempunyai kesadaran lebih tentang ke bhinekaan ini maka kita akan menjadi ba…